SPORT

Mantan Atlet Berprestasi Dapat Bantuan Rp50 Juta

Salah satu yang mendapat bantuan yakni Leni Haini.

ddd
Senin, 4 Maret 2013, 11:36 Edwan Ruriansyah, Rejdo Prahananda
Leni Haini
Leni Haini (VIVAnews/Fernando Randy)
VIVAnews - Mantan atlet perahu naga nasional, Leni Haini menerima bantuan uang tunai Rp50 juta dari PT Jasa Marga. Tidak mendapat perhatian serius dari pemerintah, peraih emas SEA Games 1997 dan 1999 itu kini bekerja serabutan termasuk menjadi  buruh cuci di Jambi.

Beban Leni semakin bertambah berat setelah sang anak, Habibatul Fasihah (2 tahun) mengalami penyakit langka kelainan kulit (epidermolysis). Leni akan menggunakan uang bantuan itu untuk mengobati putrinya. Saat ini, sang buah hati belum bisa menjalani operasi karena menunggu berat badan bertambah.

Leni yang datang bersama suami dan anaknya, berharap bisa langsung mengoperasi anaknya. "Rencananya, uang itu untuk berobat anak karena dia harus menjalani operasi plastik," kata Leni.

Menurut dia, bantuan yang diterima dari Jasa Marga dan Kemenpora meringankan beban pengobatan anaknya. "Total biaya belum tahu. Kami masih menunggu tim dokter. Sebelumnya, ada bantuan dari Kemenpora 10 juta," sambung Leni.

Dalam kesempatan itu, Leni juga menagih janji Pemerintah. Selepas SEA Games di Brunei 1999, Leni akan diangkat menjadi Pegawai Negeri Sipil di lingkungan Pemerintah Jambi. Tapi hingga kini, janji itu belum terealisasi.

"Sampai saat ini, saya belum dapat kerja. Padahal, saya sudah menunggu selama 13 tahun. Saya kecewa karena harus menanggung pengobatan anak," kata dia.

"Kalau kenyataan seperti ini, saya menyesal telah meninggalkan pendidikan demi menjadi atlet. Karena itu saya berharap pemerintah memperhatikan nasib atlet di masa depan," papar wanita 35 tahun itu.

Leni datang ke kantor KONI Pusat bersama 15 atlet lainnya, Senin 4 Maret 2013, untuk menerima penghargaan dari Jasa Marga yang memperingati hari jadi ke-35. Mereka Masing-masing memperoleh uang Rp 50 juta.

Menteri BUMN, Dahlan Iskan yang turut hadir dalam acara itu mengucapkan terima kasih kepada Jasa Marga atas inistiatifnya memberikan bantuan kepada para atlet yang nasibnya kurang beruntung. "Ini momentum untuk mengingat kejayaan atlet di masa lalu."

"Saya tahu kenapa olahraga di Indonesia tidak maju karena kecilnya pendapatan per kapita masyarakat Indonesia. Saya kira, jika pendapatan per kapita Indonesia bagus mencapai 3.000 dolar saya kira olahraga Indonesia bisa meningkat," kata Dahlan.

Sementara itu, Ketua Umum KONI, Tono Suratman berharap ada uluran tangan perusahaan besar lain untuk memberikan bantuan kepada mantan atlet berprestasi.

"Kami akan membuat grand strategy agar kejadian serupa tidak terulang di masa depan. Tidak perlu dalam jumlah besar, namun jika berkesinambungan akan sangat membantu, terutama bagi atlet di daerah," ujar Tono. (eh)


© VIVA.co.id
Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com