SPORT

Klitschko Tak Berambisi Saingi Rekor Foreman

Saat ini Klitschko sudah menginjak usia 40 tahun.

ddd
Selasa, 13 Maret 2012, 07:40 Marco Tampubolon
Pertarungan Vitali Klitschko (kanan) melawan Dereck Chisora
Pertarungan Vitali Klitschko (kanan) melawan Dereck Chisora (REUTERS/Kai Pfaffenbach)

 

VIVAnews - Petinju kelas berat asal Ukraina, Vitali Klitschko tidak berambisi menyaingi rekor yang disandang George Foreman sebagai petinju tertua yang tampil di kelas berat. Klitschko mengaku lebih tertarik  merintis karir politiknya.

Klitschko yang kini sudah menginjak usia 40 tahun mengaku tidak akan lama lagi menggeluti dunia tinju profesional. Seperti dilansir Yahoos Sports, penyandang gelar juara dunia kelas berat versi badan tinju WBC itu memilih fokus pada karir politiknya. 

"Saya akan konsentrasi kepada politik karena Ukraina punya potensi yang sangat besar," kata Klitschko, Senin, 12 Maret 2012.

Foreman merupakan petinju tertua yang pernah bertarung di kelas berat. Terakhir kali, Foreman naik ring pada usia 45 tahun. Sayang di penghujung karirnya, Foreman harus menelan kekalahan saat bertemu petinju Amerika Serikat, Shannon Briggs di Taj Mahal Hotel & Casino, New Jersey, Amerika Serikat, 22 November 1997. 

"Saya sama sekali tidak ingin memecahkan rekor Foreman," kata Klitschko yang berhasil menang angka saat berhadapan dengan petinju Dereck Chisora di Munich, Jerman, 18 Februari 2012. 

Saat ini, Klitschko tergabung pada partai oposisi Ukraina bernama Udar (pukulan). Klitschko ingin kembali bertarung untuk memperebutkan kursi walikota Kiev. Pada 2006 lalu, Klitschko yang mengusung jargo anti korupsi gagal meraihnya. Akhir tahun ini Klitschko ingin ikut pada pemilihan anggota parlemen. (umi)

 

 


© VIVA.co.id   |   Share :  
Rating
KOMENTAR
KIRIM KOMENTAR

Anda harus login untuk mengirimkan komentar

 atau 
  
MOMENTUM
  • Info Momentum
Info Pemasangan Momentum:
Telepon: 021-5610-1555 / Sales
Email: salesteam@vivanews.com
Kontak Kami | Tentang Kami | Disclaimer | Lowongan
Copyright © 2013 PT. VIVA Media Baru