Ferguson Penggemar Berat Muhammad Ali
Fergie mengenang momen terindah Ali, saat merebut gelar juara termuda kelas berat.
Muhammad Ali (kiri) dan Joe Frazier (REUTERS/ Ray Stubblebine)
VIVAnews - Selain sepakbola, Sir Alex Ferguson juga menggemari olahraga tinju. Manajer Manchester United itu mengaku sebagai penggemar berat legenda hidup tinju, Muhammad Ali.
Ali, yang terlahir dengan nama Cassius Marcellus Clay, Jr., merayakan hari ulang tahun ke-70 pada Selasa kemarin, 17 Januari 2012. Kiprah pria asal Kentucky, Amerika Serikat, itu rupanya menjadi magnet kekaguman bagi Ferguson.
Ferguson yang juga merayakan hari ulang tahunnya yang ke-70 hanya 18 hari lalu itu, mengenang momen terindah Ali saat meraih gelar juara dunia termuda kelas berat. Pada 1964 silam, Ali yang kala itu baru menginjak 22 tahun, merebut titel tersebut dari Sonny Liston.
“Cassius Clay melawan Sonny Liston, saya sangat ingin menyaksikannya. Saya rasa, itu pertarungan yang menandakan bangkitnya atlet terbaik di dunia. Performa Clay muda sangat fantastis,” ujar Ferguson seperti dikutip dari Tribal Football, Rabu 18 Januari 2012.
“Sungguh sulit dipercaya, Clay mendatangi rumah Liston membawa perangkap beruang dan mengatakan: “Ayo, datang ke sini, saya punya ini untuk Anda.” Dan Anda bisa melihat yang sesungguhnya. “Saya akan membunuh Anda” balas Liston dengan amarah di wajahnya. Benar-benar pertunjukan teater yang sulit dipercaya,” papar pelatih asal Skotlandia tersebut.
Selain itu, Ali juga sukses menorehkan prestasi luar biasa bagi AS. Pemegang enam kali juara kelas berat itu sudah mempersembahkan medali emas Olimpiade di Roma, Italia, pada 1960 silam, saat usianya baru 18 tahun.
Ferguson pun mengagumi sosok Ali yang menjunjung tinggi kemanusiaan. Terlebih saat sang legenda memutuskan enggan melibatkan diri dalam perang Vietnam, yang berlangsung sepanjang November 1955 hingga April 1975.
“Dia mengatakan tidak akan berjuang untuk negaranya dalam perang Vietnam. Ya, Anda harus mengatakan bahwa dia adalah pria luar biasa,” tegas pelatih yang berkiprah di MU sejak 1986 silam. (irb)
- Info Momentum
- Misteri Puzzle yang Menyelimuti Antartica
- Tehnik Manusia Terbang dalam Pembuatan Piramida Mesir
- Rahasia Illuminati dalam Uang Rp.10ribu Indonesia
- Orang Aceh Misterius yang Menembak Jend. Kohler pada Zaman Penjajahan
- Misteri Hilangnya 13 Aktifis Menjelang Reformasi
- FOTO dan VIDEO: Festival Olahraga Gulat Gambia
- VIDEO: Behind The Scene Baby Julius di Popular


